Nobar Final Piala Dunia di Lapangan Banteng Membludak, Penonton Saling Dorong

Kepadatan juga terlihat di area Lapangan Banteng saat penonton hendak memasuki tribun untuk menyaksikan pertunjukan musik sebelum pertandingan dimulai.
Karena kapasitas tribun telah penuh, petugas mengarahkan pengunjung untuk menyaksikan acara dari luar tribun.
Panitia juga menyediakan layar lebar di area tersebut untuk menonton pertandingan.
Namun, sejumlah pengunjung sempat terlibat aksi saling dorong dengan petugas karena berusaha masuk ke area tribun.
Aksi tersebut menyebabkan pagar pembatas di dekat pintu masuk VIP terjatuh.
Petugas kemudian berupaya menenangkan para pengunjung.
Petugas selanjutnya meminta penonton untuk mundur dan menyaksikan acara melalui layar lebar yang berada di luar panggung utama atau tribun. Penonton pun mengikuti instruksi tersebut dan memilih menyaksikan acara dari area luar.
Sebelum laga final Piala Dunia 2026 dimulai, sejumlah musisi dijadwalkan tampil menghibur penonton. Mereka di antaranya Armada, Tipe-X, dan Juan Reza.
Adapun Spanyol memastikan tiket ke partai puncak setelah mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 pada semifinal.
Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan sepanjang pertandingan.
Sepanjang turnamen, Spanyol juga tampil sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik. Mereka hanya kebobolan satu gol dan mencatat enam clean sheet.
Di sisi lain, Argentina harus bekerja lebih keras untuk mencapai final.
Menghadapi Inggris pada semifinal, Lionel Messi dan kolega sempat tertinggal setelah Anthony Gordon mencetak gol pada menit ke-55.
Namun, mental juara Argentina kembali terlihat. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan pada menit ke-85 sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa menit tambahan (90+2).
Lionel Messi kembali menjadi aktor penting dengan menyumbang dua assist yang membawa Argentina menang 2-1.
Sebelumnya: Bukan Sekadar Arisan, Ada Cerita yang Menyatukan Keluarga
Selanjutnya: Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi
Artikel Terkait
- Bangkai Paus di Pantai Jembrana Muncul Lagi, Lokasi Penguburan Tergerus Air Pasang
- Ramai-ramai Anggota DPR Cecar WTP untuk BGN Era Dadan: Dibikin-bikin?
- Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
- Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
- Pria Hendak Perkosa Karyawan Spa di Denpasar, Kabur Panjat Atap hingga Ditangkap Warga
- CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal
- Empat Orang Masih Terjebak di Rumah Mewah yang Hancur akibat Ledakan di Medan
- JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
