PDIP Surati BGN Minta Data Kader Terlibat Proyek MBG

PDI Perjuangan telah mengirimkan surat resmi kepada Badan Gizi Nasional . Surat itu berisi permintaan data terkait kader partai yang diduga terlibat dalam pengadaan proyek Makan Bergizi Gratis .
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan langkah ini diambil merespons pernyataan petinggi BGN yang menyebut adanya keterlibatan hampir seluruh partai politik dalam pengadaan program tersebut. PDIP ingin memastikan tidak ada kadernya yang mengambil keuntungan pribadi dari program rakyat.
"Nah, terkait dengan surat yang dikirim oleh DPP PDI Perjuangan sampai sekarang belum mendapat jawaban. Padahal surat itu kami maksudkan ketika Wakil Kepala BGN saat itu mengatakan bahwa hampir seluruh partai politik itu terlibat di dalam pengadaan melalui SPPG tersebut," kata Hasto kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki , Jakarta Pusat, Sabtu .
Hasto menuturkan, partainya merasa perlu melakukan langkah koreksi internal jika klaim dari BGN tersebut benar adanya.
"Karena yang mengucapkan adalah otoritas dari Badan Gizi Nasional, maka partai kemudian mengirimkan surat agar kami dapat melakukan suatu langkah-langkah koreksi dan menertibkan di internal kami," tuturnya.
PDIP, lanjut dia, memiliki aturan ketat bagi seluruh anggotanya agar tidak menyalahgunakan program pemerintah demi keuntungan finansial. Termasuk terlibat dalam MBG.
"Karena partai sudah mengambil suatu kebijakan setiap anggota dan kader partai dilarang untuk terlibat di dalam suatu proses mencari keuntungan dari program yang seharusnya didedikasikan untuk kepentingan rakyat tersebut," imbuhnya.
Hasto menyatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu balasan baik dari BGN terkait data tersebut. Pihaknya bakal melayangkan surat kembali jika permohonan informasi itu tidak dijawab.
"Ya kalau belum ada jawaban ya nanti kita kirim surat yang kedua ya," pungkasnya.
Sebelumnya: WN Singapura yang Bunuh Pacar di Bali Overstay Setahun, Polisi Telusuri Rekam Jejak
Selanjutnya: Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses
Artikel Terkait
- Siasat Sekolah Kembalikan Semangat Siswa Terdampak Bencana Padang
- Hutan Mangrove Digunduli di Rokan Hilir, Pengamat Lingkungan: Perbaiki Akar Persoalannya
- Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
- Polisi Cek TKP Kasus Anjing Husky yang Viral Dibacok di Bekasi
- Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas
- Wamensos Bawa Pesan Prabowo ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat di Semarang
- WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
- Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
