Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja

Satlantas Polresta Pekanbaru Polda Riau menyampaikan rekayasa lalu lintas selama Riau Bhayangkara Run 2026 tetap mengakomodir jemaat yang akan beribadah di GPIB Immanuel, Jalan Jenderal Sudirman. Lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman sendiri tidak ditutup total.
"Untuk yang Jalan Jenderal Sudirman itu kami tidak tutup total, sisi sebelah kiri masih bisa dilalui mobil dan motor," kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio, Sabtu .
Satrio mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut sudah mengakomodir kebutuhan jemaat yang akan beribadah di GPIB Imannuel. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan GPIB Immanuel.
"Informasi yang kami terima dari pihak gereja, untuk pelaksanaan ibadah di GPIB Immanuel dimulai pukul 10.00 WIB. Lalin kita buka di jalur sebelah kiri," katanya.
Rekayasa lalin selama penyelenggaraan RBR 2026 juga mengakomodir warga yang akan menikah di gedung Dharma Wanita, Jalan Diponegoro. Sebagai Informasi, Jalan Diponegoro ditutup selama pelaksanaan RBR 2026.
Satrio mengatakan guna mengakomodir warga yang akan melaksanakan pernikahan di gedung tersebut, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Masyarakat yang akan ke Gedung Dharma Wanita dilewatkan melalui Jalan Sumatera kemudian mengarah ke Jalan Rupat.
Satrio mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia juga meminta dukungan masyarakat agar pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026 berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.
Pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf apabila perjalanannya terganggu selama pelaksanaan Riau Bhayangkara Run tersebut.
Berikut rute rekayasa lalin yang telah disiapkan:
Riau Bhayangkara Run 2026 digelar pada Minggu, 19 Juli 2026 besok dengan garis start dan finish di depan Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru. Flag off untuk 21K dimulai pada pukul 05.30 WIB
Sebelumnya: Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian
Selanjutnya: Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
Artikel Terkait
- Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
- Keadilan Mengadili Sang Penjaga
- Perpustakaan Gasibu Bakal Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital
- India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas
- Kerap Bersitegang, PM Spanyol dan Trump Bakal Satu Tribun di Final Pildun
- Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal
- Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
- Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
