Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas

Andia belum menjelaskan secara rinci penyebab ketiga korban mengalami sesak napas.
Sebab, hingga kini mereka masih menjalani penanganan medis di lokasi sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Sebanyak 50 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Menurut Andia, proses pemadaman sempat terkendala angin kencang yang membuat kobaran api menjalar hingga menyeberang jalan.
Selain itu, kepadatan arus lalu lintas pada jam pulang kerja juga menghambat mobilisasi petugas menuju lokasi.
"Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," ucap dia.
Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih berupaya menjinakkan kobaran api di pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan tersebut.
Sebelumnya: Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum
Selanjutnya: Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
Artikel Terkait
- Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP
- Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut
- AS Alihkan 2 Kapal Komersial Coba Terobos Blokade Iran
- Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
- AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran
- Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
- Proyek Perbaikan Jl Kebon Sirih Jakpus Ditargetkan Selesai September 2026
- Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
