Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu

Berdasarkan hasil interogasi terhadap KT, kata dia, N diduga baru saja mengonsumsi sabu saat penggerebakan yang berlokasi di salah satu desa paling timur di wilayah Kabupaten Blitar itu.
Bersama KT dan pekerja bengkel, N pun ikut dibawa personel Satuan Resnarkoba ke Mapolres Blitar Kota dan diinterogasi.
Selanjutnya, Satuan Resnarkoba Polres Blitar Kota segera menyerahkan N kepada atasan dan unit provost Polres Blitar.
“Setelah diperiksa kita serahkan ke Ankum (atasan yang berhak menghukum) dan juga provost Polres Blitar. Tidak kita proses di sini karena karena beda polres,” tuturnya.
Lebih jauh, Bambang menegaskan bahwa pihaknya tidak secara khusus membidik anggota Polres Blitar.
Penggerebekan bengkel mobil milik KT dilakukan sebagai pengembangan atas kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Blitar Kota dengan nama inisial KK.
“Pengakuan KK, dia mendapatkan sabu dari KT. Maka kita lakukan penyergapan ke bengkel milik KT. Jadi kita tidak tahu kalau di sana ada oknum anggota Polres Blitar,” tuturnya.
Dari tangan KT, Satuan Resnarkoba Polres Blitar Kota mendapati barang bukti sabu sebanyak 14,8 gram serta beberapa set alat hisap.
“Jadi yang sekarang kita proses di sini KT. Kalau N kita sudah kita serahterimakan ke Polres Blitar,” tandasnya.
Sebelumnya: Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
Selanjutnya: Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0
Artikel Terkait
- Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
- Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan
- Kisah Awal Pertemuan Messi dan Lamine Yamal Sebelum Final Piala Dunia 2026
- MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
- Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
- Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki
- Viral Video Ban Truk Kontainer Meletus Terpental Timpa Pemotor di Surabaya, Begini Kronologinya
- 115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
