Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa

Sekolah Polisi Wanita menggelar Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Kemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Angkatan Ke-59 Tahun Anggaran 2026. Pendidikan bintara polwan angkatan ini diikuti 709 siswa bintara polwan.
Upacara ini dipimpin oleh Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Irjen Andi Rian R. Djajadi di Lapangan Esthi Bhakti Warapsari Sepolwan Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan pagi tadi.
Dari keterangan Sepolwan, Senin , para peserta didik mengucapkan Catur Prasetya sebagai bentuk komitmen dan kesiapan mengikuti pendidikan sebagai anggota Polri. Irjen Andi Rian lalu menyematkan tanda pangkat siswa kepada perwakilan peserta didik sebagai simbol dimulainya masa Pendidikan.
"Para peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kompetensi teknis dan etika profesi guna mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui fungsi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu," kata Irjen Andi Rian.
Lantunan Andhika Bhayangkari hingga Hymne Polri menambah khidmat upacara. Sepolwan Polri menegaskan komitmennya melahirkan polwan-polwan bintara yang unggul, profesional, humanis.
Para peserta didik juuga diharapkan mampu menjadi garda terdepan pelayanan kepolisian yang responsif, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya: Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka
Selanjutnya: Aprilia Optimistis Marco Bezzecchi kembali Balapan di MotoGP Inggris
Artikel Terkait
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- APINDO: Jaringan Digital Terbuka Bisa Pangkas Biaya UMKM
- Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa, Korban Bertambah Jadi 26 Orang
- Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
- Hanya 10 Jam, Polisi Tangkap Anak Angkat dan Kekasihnya yang Bunuh Pria di Nganjuk
- Viral Suzuki Thunder Bertangki Modifikasi Antre di SPBU, Pertamina Buka Suara
- Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
- Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
