Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal

Mulai dari proses pembangunan hingga cerita kawasan yang kini berada di bawah genangan air.
"Kalau wisatawan ingin tahu tentang Waduk Sermo atau cerita sejarahnya, kami juga melayani dengan pemandu wisata. Storytelling disampaikan selama perjalanan di atas kapal," kata Mujari, Minggu (19/7/2026).
Pemandu wisata akan menceritakan sejarah pembangunan waduk, termasuk kisah humaniora masyarakat yang terdampak ketika kawasan tersebut dibangun.
Dengan layanan tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami perjalanan sejarah kawasan yang menjadi satu-satunya waduk di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perjalanan menggunakan kapal wisata berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit untuk mengelilingi sebagian kawasan waduk.
"Kalau ingin menikmati danaunya bisa naik kapal. Perjalanannya sekitar 15 sampai 20 menit," ujar Mujari.
Harga tiket naik kapal di Waduk Sermo
Pengelola menetapkan tarif naik kapal sebesar Rp 10.000 per orang dengan ketentuan minimal lima penumpang. Jika jumlah penumpang kurang dari lima orang, wisatawan tetap dapat berangkat dengan menyewa satu kapal seharga Rp 75.000.
Sementara itu, layanan pemandu wisata dikenakan biaya terpisah dari tarif perjalanan kapal.
"Kalau lebih dari lima orang tarifnya Rp 10.000 per orang. Semua penumpang juga dilengkapi pelampung demi keamanan," katanya.
Selain menikmati Waduk Sermo dari atas air, wisatawan juga dapat menjelajahi kawasan tersebut melalui jalan lingkar sepanjang sekitar 20 kilometer yang dapat dilalui menggunakan sepeda motor maupun mobil.
Di sepanjang kawasan waduk, pengunjung dapat menemukan sejumlah lokasi berkemah, warung kuliner, hingga pertunjukan seni budaya masyarakat yang digelar pada waktu tertentu.
Pada musim kemarau seperti sekarang, kunjungan di camping ground membeludak.
KOMPAS.COM/DANI JULIUS Suasana Waduk Sermo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan latar perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan waduk. Banyak cars menikmati waduk, dengan berkemah, menginap di homestay, olahraga, atau hanya lewat sebentar di sana. Salah satu yang paling diminati adalah menikmati panorama danau sambil kapal.
Bagi wisatawan yang ingin tinggal lebih lama, Desa Wisata Hargowilis juga menyediakan homestay yang dikelola warga setempat.
Mujari menyebut terdapat sekitar 15 homestay di sekitar dermaga Waduk Sermo. Jika mencakup kawasan Kalibiru, jumlahnya mencapai sekitar 25 homestay.
Wisatawan dapat mencari informasi mengenai homestay melalui internet atau bertanya langsung kepada petugas di pintu masuk kawasan wisata.
Untuk memasuki kawasan Waduk Sermo, wisatawan dikenai tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.
Sebelumnya: Bangkai Paus di Pantai Jembrana Muncul Lagi, Lokasi Penguburan Tergerus Air Pasang
Selanjutnya: Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang
Artikel Terkait
- Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Kejagung Pelajari Alat Bukti dari Polri
- Pengiriman CPO dengan Kereta Api Naik 17,83 Persen pada Semester I
- Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- Menyusuri Kampung Pecantilan di Ujung Cirebon, Minim Perhatian Pemprov Jabar hingga Diusulkan Gabung Jateng
- Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong
- 80 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis Riau, Ratusan Petugas dan 3 Helikopter Dikerahkan
- Kebiasaan Duduk Lama Saat Scrolling Bisa Ganggu Fungsi Otak, Olahraga Jadi Penyeimbang
