Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung

Para korban berjuang menyelamatkan diri saat KLM Nurul Salsa tenggelam di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan . Beberapa korban menyelamatkan diri menggunakan rumpon atau rompong milik nelayan di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan selama berhari-hari mengapung di laut.
Dilansir detikSulsel, lima korban bertahan menggunakan rompong selama kurang lebih empat hari sejak tenggelamnya KLM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu sekitar pukul 05.00 Wita. Belakangan, Basarnas menerima informasi jika kelima korban telah ditemukan di sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Pangkep, Sabtu sekitar pukul 18.10 Wita.
"Lima korban ditemukan oleh KMN Sinar Matoanging 04," kata Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan.
Adapun kelima korban yang ditemukan selamat masing-masing bernama Sitti Amang , Andi Samad , Asseng , Ardita , dan Diska .
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar mengatakan korban terombang-ambing di laut selama empat hari. Mereka bertahan hanya dengan berpegangan pada rompong nelayan.
"Kemampuan para korban bertahan hidup dengan berpegangan pada rompong nelayan menjadi faktor penting hingga akhirnya mereka berhasil ditemukan oleh kapal yang melintas di sekitar lokasi," kata Arif dalam keterangannya.
Kelima korban pun langsung dievakuasi ke daratan. Selanjutnya mereka akan menjalani perawatan untuk memastikan kondisi kesehatannya.
"Saat ini KN SAR Kamajaya sedang bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan intercept dan mengevakuasi para korban agar segera mendapatkan penanganan medis serta pendataan lebih lanjut," ujar Arif.
"Penemuan ini menjadi penyemangat bagi seluruh unsur SAR gabungan yang masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban lainnya. Kami berharap masih ada korban lain yang dapat ditemukan dalam kondisi selamat," tambahnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Nelayan Temukan 5 Orang Korban Selamat KLM Nurul Salsa
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Parlemen Israel Bubar, Netanyahu Terancam
Selanjutnya: Guru SD di Lubuklinggau Akui Pukul Siswa yang Tak Hafal Perkalian Pakai Mistar
Artikel Terkait
- Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
- Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
- Link Live Streaming China Open 2026 Hari Ini: Putri KW Main Pertama
- Polda Metro Imbau Warga Nobar Final Piala Dunia Tertib dan Tak Bawa Miras
- Gabung Fortuna Sittard, Ole Romeny Ungkap Peran Justin Hubner
- Hujan Deras Picu Banjir di Tapteng Sumut, 200 KK Terdampak
- Meriah! BEC 2026 Padukan Nilai Historis, Budaya hingga Fashion Global
- Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
