Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk

Jembatan penyeberangan orang di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan , dibongkar imbas ditabrak truk bermuatan berat. Kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai miliaran rupiah.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan belum diketahui jumlah pasti biaya pembangunan ulang JPO, karena masih dalam tahap pengkajian. Chico mengungkapkan kerugian material JPO Tendean mencapai miliaran rupiah.
"Belum ada angka pasti karena perencanaan teknis masih berjalan. Namun, kerugian material dari kerusakan ini sudah diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Biaya akhir akan tergantung desain, spesifikasi, dan hasil kajian," kata Chico kepada wartawan, Kamis .
Chico menuturkan rencana pembangunan ulang JPO Tendean akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah . Namun Pemprov DKI Jakarta juga akan mencari anggaran melalui CSR.
"Utama dari APBD DKI Jakarta, sesuai tanggung jawab Pemprov dalam pemeliharaan infrastruktur publik. Kami juga sedang melakukan pembicaraan terkait pertanggungjawaban pihak perusahaan pemilik truk. Jika ada dukungan swasta melalui CSR atau mekanisme lain, tentu akan kami pertimbangkan untuk mempercepat proses, tapi prioritas tetap APBD dan pemulihan aset negara," tuturnya.
Lebih lanjut, Chico menyampaikan rencana teknis pembangunan JPO Tendean sedang disusun. Rencananya, akan ada penambahan pengamanan tinggi muatan di JPO.
"Dinas Bina Marga sedang menyusun perencanaan teknis sesuai ketentuan yang berlaku. Proses ini memerlukan waktu untuk memastikan JPO baru lebih kokoh, ramah pejalan kaki, dan mencegah kejadian serupa," imbuhnya.
Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean mengalami kerusakan parah setelah tertabrak truk crane pada Selasa pagi. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami rekayasa sebelum akhirnya kembali normal pada malam harinya.
Simak juga Video: JPO Tendean Jaksel Roboh, Siapa tanggung Jawab?
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami
Selanjutnya: Menteri Pigai Sesalkan Hoax Ajakan 'Belanja Rp 1 Juta/Bulan di Kopdes'
Artikel Terkait
- KPK Usul Kampanye Beralih ke Media Digital agar Ongkos Politik Lebih Murah
- Disnaker Jabar Ungkap Hasil Pemeriksaan 11 Pabrik Kapur di Cipatat, Temukan Pelanggaran BPJS hingga K3
- Kuda Nil Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026, Siapa yang Lolos?
- Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
- “Demokrasi Tidak untuk Dijual”, Inggris Batasi Dana Kampanye dan Pengaruh Orang Kaya
- Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
- Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
- Mulai 2027, Pemprov Jatim Bidik Pelebaran 20 Km Jalan Provinsi per Tahun
