Gunung Lewotobi Meletus Lagi Minggu Siang, Tinggi Kolom Abu 1,5 Kilometer

Berdasarkan hasil pengamatan, letusan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,6 milimeter dan berlangsung sekitar enam menit.
"Durasi letusan lebih kurang selama 6 menit 4 detik," katanya.
Satria mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak hujan abu agar mengenakan masker atau alat pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.
Ia juga menegaskan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga).
Warga Sebut Erupsi Makin Sering
Sementara itu, warga setempat, Paulus (30), mengatakan aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat dalam beberapa hari terakhir.
"Kadang satu hari bisa 8 sampai 10 kali erupsi," katanya.
Menurut Paulus, hujan abu masih terjadi di sejumlah desa di lereng gunung, di antaranya Desa Hokeng Jaya, Boru, Nawokote, Boru Kedang, Dulipali, dan Klatanlo.
Meski sebagian warga dari desa-desa tersebut telah direlokasi ke hunian sementara, banyak yang masih harus kembali ke kebun untuk mengelola lahan pertanian sebagai sumber penghidupan.
"Ekonomi kami sangat susah, mau tidak ke kebun kita makan apa. Kita dapat uang darimana? Sekarang kita hanya bisa pasrah dengan keadaan," tandasnya.
Sebelumnya: Wasit Sepak Bola dan Hakim Pengadilan
Selanjutnya: Pria Ditangkap Polisi usai Tusuk Seseorang di Jakbar
Artikel Terkait
- Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari
- Pengiriman CPO dengan Kereta Api Naik 17,83 Persen pada Semester I
- Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
- BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
- Sudin KPKP Perketat Pengawasan Lapo yang Jual Daging Hewan Penular Rabies
- Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang
- Viral Suzuki Thunder Bertangki Modifikasi Antre di SPBU, Pertamina Buka Suara
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat
