Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha

Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo menyatakan terus memperkuat perannya dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan koperasi melalui transformasi bisnis, penguatan tata kelola, inovasi digital, serta pengelolaan risiko yang berkelanjutan.
Abdul Bari mengatakan pembangunan ekonomi yang inklusif perlu berjalan seiring dengan pembangunan manusia.
Oleh karena itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial yang ditujukan untuk masyarakat.
Selain meluncurkan sejumlah program pemberdayaan, peringatan HUT ke-56 Jamkrindo juga diisi dengan Program Pustaka Lestari untuk ribuan anak Indonesia, Pelosok Mengajar, bantuan Pojok Membaca, edukasi kesehatan mental keluarga, program peningkatan kompetensi guru, program dedikasi guru, serta kegiatan donor darah.
Rangkaian perayaan HUT juga dimeriahkan dengan kegiatan Fun Walk yang diikuti jajaran direksi, dewan komisaris, karyawan, dan keluarga besar perusahaan.
Menurut Abdul Bari, kegiatan tersebut menjadi simbol pentingnya kolaborasi dalam menjalankan transformasi perusahaan.
"Fun Walk yang kami laksanakan pagi ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi menjadi simbol bahwa tujuan besar hanya dapat dicapai melalui kebersamaan. Dengan semangat tersebut, Jamkrindo terus menghadirkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Jamkrindo juga meluncurkan Mobil Pelayanan Empati, Literasi, dan Tumbuh Anak (PELITA) sebagai sarana edukasi bergerak yang ditujukan untuk memperluas akses literasi, edukasi, dan layanan pendampingan tumbuh kembang anak.
Menurut Abdul Bari, mobil tersebut merupakan pengembangan dari program edukasi kesehatan mental, pencegahan perundungan (bullying), dan kekerasan seksual yang sebelumnya telah dijalankan perusahaan.
Melalui Mobil PELITA, Jamkrindo akan menjangkau berbagai sekolah untuk memberikan edukasi literasi, pendampingan tumbuh kembang anak, serta layanan konseling psikologis secara gratis.
Program tersebut menyediakan ruang bagi anak-anak untuk berkonsultasi dengan psikolog profesional guna memperoleh pendampingan dalam menjaga kesehatan mental, membangun kepercayaan diri, serta menghadapi tantangan sosial di lingkungan sekolah maupun keluarga. Jamkrindo juga berharap layanan ini dapat membantu mendorong deteksi dini berbagai persoalan psikologis pada anak.
"Mobil PELITA merupakan bentuk kepedulian Jamkrindo untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Kami ingin membuka akses yang lebih luas terhadap literasi, edukasi, dan pendampingan tumbuh kembang anak, sehingga setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik," kata Abdul Bari.
Sebelumnya: 4 Jenis Alat Masak yang Paling Cocok untuk Kompor Listrik, Catat!
Selanjutnya: Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL
Artikel Terkait
- Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari Lewat Sistem FIFO
- Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
- Final Piala Dunia: Si Paling Ngotot Vs Si Paling Sabar
- Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
- Melihat Mini Zoo Purworejo yang Mangkrak, Proyek Rp 9,69 Miliar Berujung Korupsi
- Polwan Polda Riau Raih 7 Medali Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
- Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?
