Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Pria berinisial MY ditangkap polisi usai mengirim ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku diamankan di kediamannya yang tak jauh dari lokasi sekolah tersebut.
Dari video yang diterima detikcom, tampak Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dan Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Mohammad Iskandarsyah mendatangi rumah MY.
Tampak keduanya menginterogasi pelaku. Kemudian pelaku menunjukkan ponsel miliknya yang menjadi barang bukti dalam kasus tersebut.
Pelaku kemudian menunjukkan isi pesan WhatsApp teror tersebut kepada polisi. Adapun, isi ancaman teror tersebut adalah sebagai berikut.
"SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK...!!!," tulis pesan tersebut.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jaksel Ipda Alpino De Tech mengatakan MY ditangkap kurang dari 24 jam, tepatnya pada pukul 12.20 WIB siang tadi di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel. MY ditangkap tak jauh dari SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.
"Terduga pelaku kami amankan pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Betul tidak jauh dari sekolah, di kediamannya," ujar Ipda Alpino kepada wartawan di Mapolres Metro Jaksel, Senin .
Dia mengatakan saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pelaku masih berstatus sebagai saksi.
"Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan, kami lakukan berita acara pemeriksaan kepada terduga pelaku. Sampai saat ini masih saksi, nanti kami akan sampaikan pada kesempatan berikutnya," ucapnya.
Polisi mengungkap motif pelaku mengirimkan ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa, Jaksel. Pelaku berdalih iseng.
"Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Senin .
Namun pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku. Polisi bersama Densus 88 Antiteror masih melakukan pendalaman, termasuk soal background pelaku.
"Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror," ujarnya.
Simak juga Video 'Pramono Minta Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah Didalami':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026
Selanjutnya: Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
Artikel Terkait
- Gibran Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan
- IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
- Google Izinkan Toko Aplikasi Selain Play Store di Android
- Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger
- Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin
- Hasil Piala AFF Wanita 2026: Indonesia Runner up Grup B Usai Ditahan Kamboja 1-1
- Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
- Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
