16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan revitalisasi sebanyak 16 pasar tradisional. Perbaikan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 20 miliar.
Sejumlah pasar di Surabaya yang direvitalisasi tersebut adalah Tembok Dukuh, Kembang, Simogunung, Wonokromo, Karah, Kedungsari, Genteng, dan Babaan Baru.
Kemudian, Pasar Pucang Anom, Pecindilan, Dukuh Kupang, Gresik PPI, Gubeng Masjid, Pakis, Krembangan, serta Kapasan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), Iman Krestian, mengatakan bahwa seluruh pasar tersebut masih dalam proses perbaikan.
“Beberapa pasar telah tahap penyelesaian dan finishing, Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Simogunung, dan Pasar Babaan Baru,” kata Iman saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).
“Sebagian lain tahap pekerjaan struktur, utilitas, saluran, maupun proses pengadaan atau tender, sehingga seluruh pekerjaan berjalan bertahap sesuai jadwal pelaksanaan masing-masing,” ujarnya lagi.
Iman menyebut, tujuan revitalisasi pasar tersebut untuk meningkatkan kualitas bangunan, perbaikan sanitasi, drainase, dan utilitas pasar, agar lebih bersih, aman, dan nyaman.
“Selain itu, juga untuk menata zonasi pedagang dan mengurangi adanya pasar tumpah, agar aktivitas perdagangan lebih tertib dan tidak mengganggu lalu lintas,” ujarnya.
Iman pun berharap, program revitalisasi bisa membuat 16 pasar tradisional tersebut memenuhi standar pasar rakyat modern.
Di sisi lain, menurut dia, masyarakat yang berkunjung juga semakin nyaman.
Lebih lanjut, anggaran yang dikeluarkan dalam revitalisasi itu sekitar Rp 20 miliar. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan infrastruktur, perbaikan fasilitas, penataan kawasan dan pembangunan sarana.
Sebelumnya: Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
Selanjutnya: Barat ke Timur, Gelombang Panas Semakin Merajalela di AS
Artikel Terkait
- TNI AU Kasih Paham Akun yang Tanya Kenapa Pesawat Militer Singapura Tak Dihadang
- Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port
- Mau Klaim Santunan SWDKLLJ? Ini Dokumen yang Harus Disiapkan
- Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung
- Kelompok Kriminal Terorganisir Asal India Jadi Ancaman Global
- Kenapa Zodiak Gemini dan Virgo Kerap Dapat Reputasi Buruk? Ini Alasannya
- Inggris di Depan Kebesaran Messi, Waktunya Sepak Bola Pulang Kampung
- Rundown Hari Pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Ada Tahiti 80
