Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan proses pemadaman. Menurut Andia, objek yang terbakar merupakan pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan.
Dalam peristiwa tersebut, tiga orang mengalami sesak napas akibat kepulan asap kebakaran.
"Tapi sudah aman ditangani rekan-rekan PMI," kata Andia.
Andia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala akibat angin kencang yang membuat kobaran api merambat ke area lain.
Selain itu, kebakaran terjadi saat jam pulang kerja sehingga kepadatan lalu lintas sempat menghambat mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi.
"Di awal angin cukup kencang sehingga api menyeberang jalan. Ditambah padatnya orang saat jam pulang kerja. Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," jelas dia.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di lokasi kebakaran.
Sebelumnya: WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
Selanjutnya: Kenaikan Tarif Bus Transjakarta Masih Terus Dikaji
Artikel Terkait
- Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat
- Polisi Tangkap Lagi 4 Pemerkosa Gadis Sampang, 2 Orang Masih di Bawah Umur
- Polisi Ungkap Asal-usul Senpi di Kasus Pengusaha Tewas di St Regis
- Rapat BPH Migas-Pertamina Patra Niaga, Ketua Komisi XII Sebut Stok BBM Cukup
- Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo
- Pelaku Utama Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bekasi Ditangkap!
- Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur
- Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
