Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU

"Tidak dalam konteks PHK massal, ya. Jadi, ada beberapa yang dilakukan pembinaan sopir-sopir mobil tangki yang kurang perform, kemudian ada beberapa yang secara performance-nya tidak memenuhi persyaratan, itu yang kami lakukan penyesuaian," lanjutnya.
Kondisi operasional Pertamina disebut Sunardi masih berjalan dengan baik.
Namun, secara ritase diakuinya ada mengalami penurunan.
"Makanya itu, kami back-up dengan penambahan mobil tangki spot carter plus dengan mendatangkan awak mobil tangki tambahan dari daerah lain," ucap Sunardi.
Ia mengatakan bahwa kini sudah ada 41 perbantuan yang sudah didatangkan ke Sumbagut.
Pertamina juga mengaku menambah tonase mobil tangki.
"Untuk melancarkan distribusi mobil tangki, kami juga di-back-up oleh kawan-kawan dari TNI, dari Bekang, yang punya kemampuan nyetir juga. Nah, ini untuk memastikan perputaran mobil tangki supaya cepat balik ke depo," ucapnya.
Sunardi menambahkan bahwa hal-hal tadi merupakan upaya-upaya mempercepat pemulihan suplai di SPBU. Dia berharap masyarakat tidak panic buying.
"Kami akan berupaya untuk segera memulihkan stok yang ada di SPBU," ujarnya.
Sebelumnya: Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M
Selanjutnya: AS Perluas Serangan, Iran Ancam Infrastruktur Regional
Artikel Terkait
- PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
- Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Tapi Gerakan Koperasi Bersama Saya
- Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga
- Zulhas Ungkap KDKMP Sekaligus untuk Salurkan Bantuan dan Barang Subsidi
- Serangan AS Tewaskan 50 Orang di Iran, 517 Luka-luka
- Ironi Sektor Konstruksi, Baru 629.622 Orang Pekerja Bersertifikat
- Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
- Tabrak Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR Arah Tanjung Priok, Sopir Truk Tewas Terjepit
