Ini Jadwal Pengiriman Motor Listrik VinFast di Indonesia

VinFast E-Motorcycle bersiap untuk melakukan distribusi unit ke tangan konsumen. Bagi masyarakat yang sudah melakukan pemesanan awal (pre-order) sejak akhir Mei lalu, kepastian mengenai waktu pengiriman akhirnya terjawab.
Yordan Satriadi, CEO VinFast Indonesia E-Motorcycle, menegaskan bahwa proses pengiriman unit motor listrik asal Vietnam ini tidak akan memakan waktu lama dan dijadwalkan mulai berjalan pada bulan ini.
"Semua unit kita akan mulai delivery di bulan Juli ya," ujar Yordan kepada media di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).
KOMPAS.com/FATHAN Tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia
Prioritas untuk Konsumen "Early Booking"
Meski pengiriman dijadwalkan mulai berjalan secara massal pada bulan Juli, VinFast akan menerapkan skala prioritas. Konsumen yang berhak mendapatkan unit pertama kali adalah mereka yang sudah mendaftarkan diri dalam program pemesanan awal.
Yordan menambahkan, pengumuman harga resmi ini juga menjadi lampu hijau bagi jaringan diler untuk mulai bergerak proaktif menghubungi para konsumen early booking.
"Tentunya yang pertama prioritas yang kemarin dari early booking kita akan delivery. Nanti itu sudah mulai dikontak sama diler-diler kita," kata Yordan.
Potensi Inden untuk Warna Favorit
Mengingat seluruh lini produk motor listrik VinFast yang dipasarkan tahun ini masih berstatus impor utuh atau CBU (Completely Built Up), pihak manajemen tidak menampik adanya potensi antrean atau inden untuk beberapa varian tertentu.
Kondisi inden ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh tingkat popularitas pilihan warna yang paling banyak diminati oleh konsumen di Indonesia.
"Paling nanti ya kita enggak bisa memenuhi secara warna. Ada beberapa warna yang sangat top priority. Ya wajarlah kalau nanti barang semakin laku ada inden. Tapi semoga kita bisa memenuhi kebutuhan dari pelanggan di bulan Juli ini," ucap Yordan.
Sebelumnya: Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
Selanjutnya: Pabrik Garmen PT Samwon Jepara Tutup Agustus 2026, 670 Pekerja Terancam PHK
Artikel Terkait
- Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
- Legislator Gerindra Salurkan Bantuan untuk Gebyar Muharam 1448 H di Banyumas
- Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses
- AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal
- DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker
- Jelang Sidang Kabinet, Menteri hingga Kepala Lembaga Merapat ke Istana
- Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
- PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
