Konflik Memanas, Houthi Umumkan Blokade Laut Arab Saudi

Kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi yang berlaku segera. Hal itu disampaikan juru bicara militer mereka dalam pidato yang disiarkan televisi.
"Embargo maritim terhadap musuh kriminal Saudi, berdasarkan prinsip 'mata ganti mata' yang berlaku segera setelah pernyataan ini dikeluarkan," bunyi pengumuman Houthi dilansir Reuters, Senin .
Kelompok Houthi mengatakan blokade tersebut sebagai tanggapan atas "pengepungan yang tidak adil dan menindas terhadap rakyat kami yang tercinta selama hampir 12 tahun, penjarahan sumber daya kami dan pemberlakuan blokade menyeluruh terhadap pelabuhan dan bandara kami melalui darat, laut, dan udara."
Houthi menembakkan rudal ke Arab Saudi pekan lalu setelah menuduh kerajaan tersebut membom bandara yang berada di bawah kendali mereka, melanggar gencatan senjata selama empat tahun dalam konflik antara kerajaan tersebut dan kelompok yang bersekutu dengan Iran.
Serangan-serangan tersebut merupakan serangan pertama yang diklaim oleh Houthi terhadap Arab Saudi sejak gencatan senjata informal diberlakukan pada Maret 2022 setelah serangan Houthi terhadap infrastruktur energi Saudi.
Simak juga Video 'Houthi Ancam akan Serang Fasilitas Krusial Milik Arab Saudi':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga Autopsi Bocah Disiksa Ibu Tiri di Bekasi
Selanjutnya: BERITA FOTO: Keluhan Warga Medan Saat Mengantre BBM
Artikel Terkait
- Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi
- Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
- Ini Jadwal Pengiriman Motor Listrik VinFast di Indonesia
- Peraturan Pemerintah: Tarif Pendirian hingga Pembubaran Koperasi Gratis
- Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah
- Klinik Morula IVF 28 Tahun, Saat Teknologi Reproduksi Buka Jalan Menjadi Orangtua
- 3 Duel Kunci Penentu Kemenangan Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
- Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar
