Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Menurut Eri, perempuan yang diduga melakukan pungutan liar tersebut sudah tidak lagi beraksi.
Koordinasi dengan Polisi
Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari keberadaannya.
"Kami bekerja sama terus dengan Siber di Polda Jatim, juga di Polres untuk terus mencari. Karena saya tidak mau lagi ada pungutan-pungutan liar di Kota Surabaya," ujarnya.
Eri meminta perempuan tersebut menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya berharap umi-umi, njenengan di mana saja ayo bertemu. Jadi setelah menarik ya harus bisa mempertanggungjawabkan. Saya tidak mau lagi ada uang (tarikan) itu," katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa seluruh pedagang dapat berjualan di CFD tanpa dipungut biaya.
"Tidak ada yang namanya pedagang-pedagang itu berbayar, karena posisi ini adalah gratis. Saya berharap juga pedagang kalau sudah selesai, mohon dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya: Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil
Selanjutnya: Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
Artikel Terkait
- 10 Kota Paling Tidak Layak Huni di Dunia 2026, Ada dari Indonesia?
- Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei
- Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat
- Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan
- Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh
- Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung
- Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
- Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
