Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme

Seorang pelajar berinisial R membawa bom rakitan yang diledakkan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Padang, Sumatera Barat . Polisi menyebut R tidak terafiliasi dengan jaringan terorisme.
"Update dari informasi menunjukkan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan jaringan-jaringan terorisme seperti yang kita bayangkan," ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, saat dihubungi wartawan, Kamis .
Dia mengatakan saat ini R tengah menjalani rehabilitasi psikologis. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait pemulihan R.
"Jadi, kita juga butuh merehab supaya merehabilitasi psikologi si anak ini agar tidak terpapar lebih jauh. Saat ini, Kapolres sudah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan OPD setempat untuk pemulihan dan rehabilitasi korban. Ini yang sedang menjadi prioritas utama," tuturnya.
Susmelawati menjelaskan saat ini pemeriksaan terhadap R masih berjalan. Namun polisi masih berfokus terhadap pemulihan R.
"Saat ini masalah pemeriksaan sedang berjalan. Masalah penetapan atau apa itu belum ada, karena fokus saat ini adalah pemulihan bagi korban. Pemulihan atau pendampingan psikologis bagi korban menjadi hal yang paling utama," tuturnya.
"Yang kedua juga ada pemulihan untuk anak-anak sekolah. Jadi dari Polsek kemarin sudah dilakukan trauma healing oleh Kapolsek-nya ke sekolah. Seperti yang disampaikan kemarin oleh pimpinan, anak ini kan masih muda, usianya 17 tahun, dan dia ini terpapar," tambahnya.
Ledakan bom rakitan terjadi pada Selasa di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang. Jubir Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka, menjelaskan barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi menyebut R kerap menjadi korban bullying teman-temannya.
"Iya betul korban bullying karena tekanan psikologi sering jadi objek ejekan teman-temannya ya, dia berbuat seperti itu," ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya saat dihubungi wartawan.
Lihat juga Video Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, 1 Siswa Diamankan
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
Selanjutnya: Motor Mahasiswa dengan Ciri Ini Jadi Incaran Curanmor di Tangsel
Artikel Terkait
- Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris
- Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
- Komisi III DPR Bentuk Panja Awasi Kasus yang Bikin Febrie Adriansyah Tersangka
- Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026
- Bupati Lombok Barat Nobar Piala Dunia Dini Hari, Paginya Kantor Disegel KPK
- Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
- Pasar Rakyat-Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni
- Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China
