Setelah Pirlo dan Mancini, Palladino Kandidat Baru Latih Timnas Italia

FIGC Pantau Profil Pelatih Baru Timnas Italia
Seperti dilansir dari Football Italia, Gli Azzurri belakangan cukup aktif mengamati berbagai macam profil pelatih baru.
Timnas Italia sendiri benar-benar mencari pelatih baru dengan profil yang cocok, mengingat mereka baru saja gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Kegagalan inilah yang kemudian membuat Gennaro Gattuso mundur sebagai juru taktik timnas Italia.
Tugas ini diembankan kepada Paolo Maldini sang Direktur Teknik dibantu mantan rekan setimnya di AC Milan, Leonardo Araujo sebagai penasihat.
Andrea Pirlo sebelumnya disebut sebagai kandidat paling potensial, disusul oleh dua mantan juru taktik timnas Italia, Roberto Mancini dan Antonio Conte.
Namun, seperti dilansir dari Tuttosport, Raffaele Palladino menjadi nama terbaru yang kabarnya berpeluang besar menangani timnas Italia.
AFP/ELVIS BARUKCIC Bek timnas Italia Alessandro Bastoni (bawah) menerima kartu merah dari wasit asal Prancis, Clement Turpin, pada laga final playoff kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 31 Maret 2026.
Palladino Bawa Kemampuan Gasperini
Palladino sendiri dikenal sebagai pelatih yang kerap jadi bayang-bayang juru taktik senior Italia, Gian Piero Gasperini dan mengadopsi beberapa teknik, serta gaya bermainnya.
Pelatih berusia 42 tahun ini memulai kariernya profesionalnya sebagai juru latih di klub yang kembali promosi di Liga Italia musim 2026-2027, Monza pada 2022.
Karier Palladino sendiri kemudian melejit di musim 2024-2025 ketika menangani Fiorentina selama semusim dan membawa klub asal Firenze ini sampai ke semifinal UEFA Conference League.
Setelah mundur dari Fiorentina jelang awal musim 2025-2026, Palladino baru kembali menangani tim pada November 2025 ketika mengambil alih Atalanta dari tangan Ivan Juric.
Namun, Palladino pun dipecat dari Atalanta ketika tim yang ditanganinya ini tampil kurang bagus di Liga Italia dan menutup musim 2025-2026 dengan duduk di peringkat ketujuh, sehingga akan berkompetisi di UEFA Conference League 2026-2027.
Posisi eks pemain Genoa ini di Atalanta kemudian digantikan oleh eks juru taktik Lazio, Maurizio Sarri.
Sebelumnya: Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat
Selanjutnya: Pelatihan Guru hingga Renovasi Sekolah, Alazka Care Genjot Pemerataan Pendidikan
Artikel Terkait
- Pelajar Bom Sekolah Diduga Di-Bully, Sekolah Dinilai Harus Ada Sistem Anti-perundungan
- Bukan Sekadar Skincare, Dokter Ungkap Rahasia Kulit Pria Tetap Sehat dan Terawat
- Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
- Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
- DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
- Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak dan Melawan Saat Diduga Diculik di Jakpus
- Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka
- Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Luar Negeri
