Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah

Mencegah Pembengkakan Biaya Petani
Langkah pengerukan ini disambut lega oleh para petani di wilayah setempat. Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Daerah Irigasi Waduk Gondang, Ramijo, mengatakan bahwa ketersediaan air yang cukup sangat menentukan keberhasilan Musim Tanam (MT) I hingga MT III.
Menurut Ramijo, jika pasokan air Waduk Gondang tidak mencukupi, para petani terpaksa memutar otak dan mengambil air dari sumber lain seperti Bengawan Jero.
Namun, dia menyebut, skenario tersebut berkonsekuensi pada pembengkakan biaya operasional.
"Dengan adanya pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang, volume air akan bertambah sehingga kebutuhan untuk pertanian bisa tercukupi. Sebab, kalau air di waduk tidak cukup, petani harus mengambil air dari Bengawan Jero dan itu tentu membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi," ungkap Ramijo.
Proses pengerukan ini ditargetkan dapat berjalan bertahap untuk memulihkan daya tampung waduk secara maksimal demi menjaga produktivitas padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
Sebelumnya: Lagi, KPK Amankan Dua Koper Hitam dari Ruangan Kepala BPKAD Sukoharjo
Selanjutnya: Cara Membuang Minyak Bekas Memasak agar Tidak Menyumbat Saluran Air
Artikel Terkait
- Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
- Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
- Penembakan di Bar Canggu Bali, Peluru Kenai Sekuriti dan WN China
- Kemendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah Permudah MBR Akses Perumahan
- Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Pakar Sebut Hukuman Pelaku Bisa Diperberat
- Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
- Final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina: Stadion Mulai Ramai, Jurnalis Membludak
