Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal

Pintu Air Pasar Ikan, Jakarta Utara, berstatus Siaga 2 pada Senin (20/7/2026) pukul 18.00 WIB.
Sementara itu, seluruh pintu air dan pos pantau lainnya di Jakarta masih berada pada status Normal atau Siaga 4.
Dikutip Kompas.com dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Senin (20/7/2026), status Siaga 2 hanya terjadi di Pintu Air Pasar Ikan dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 216 sentimeter saat kondisi cuaca terpantau cerah.
Adapun 11 lokasi pemantauan lainnya masih berada pada level Normal atau Siaga 4.
Lokasi tersebut meliputi Katulampa, Depok, Manggarai, Karet, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Angke Hulu, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, Sunter Hulu, dan Pulo Gadung.
Rinciannya sebagai berikut:
Katulampa: 10 cm (Normal/Siaga 4)Depok: 70 cm (Normal/Siaga 4)Manggarai: 550 cm (Normal/Siaga 4)Karet: 250 cm (Normal/Siaga 4)Krukut Hulu: 40 cm (Normal/Siaga 4)Pesanggrahan: 50 cm (Normal/Siaga 4)Angke Hulu: 40 cm (Normal/Siaga 4)Waduk Pluit: -180 cm (Normal/Siaga 4)Cipinang Hulu: 70 cm (Normal/Siaga 4)Sunter Hulu: 70 cm (Normal/Siaga 4)Pulo Gadung: 300 cm (Normal/Siaga 4)Berdasarkan data yang dirilis Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD, tidak ada pos pantau yang berstatus Siaga 1 maupun Siaga 3.
Status Siaga 2 di Pintu Air Pasar Ikan menunjukkan kondisi yang perlu mendapat perhatian dan pemantauan lebih lanjut.
Meski demikian, belum ada laporan kenaikan status di pos pantau lainnya.
BPBD DKI Jakarta terus memperbarui informasi tinggi muka air secara berkala sebagai acuan bagi masyarakat dan instansi terkait dalam mengantisipasi potensi dampak hidrometeorologi, terutama di wilayah yang dipengaruhi pasang air laut maupun aliran sungai.
Sebelumnya: Duit Korupsi Modal Batu Bara Rp 38,9 M Dipakai untuk Urusan Pribadi Tersangka
Selanjutnya: Gunung Semeru Meletus 6 Kali Sejak Pagi, Keluarkan Asap Setinggi 1.000 Meter
Artikel Terkait
- Perang Berlanjut, Trump Ancam Lebih Banyak Serangan ke Iran
- Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini
- Pembunuh Cucu Mpok Nori Didakwa Melakukan Pembunuhan Berencana
- Densus Pastikan Pelaku Teror Bom di SDN Jaksel Tak Terkait Jaringan Teroris
- Kisah Guru di Ngada, 3 Tahun Idap Penyakit Langka, Kini Diamputasi
- Reza Arap Ungkap Alasan Aloy Tak Pernah Ikut Promo Harusnya Horror
- Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic
- Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Turun
