Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel

Pihaknya memiliki tujuan untuk memberi efek jera. Namun tidak mengesampingkan sisi mendidik anak supaya berkegiatan positif. Balap liar di Situbondo marak terjadi saat malam hari.
"Kami bukannya ingin memberatkan wali murid tetapi ini sisi mendidik kami supaya anak lebih baik," katanya.
Pemkat Situbondo berencana akan menyita kendaraan yang digunakan untuk balap liar dalam waktu yang panjang.
"Rencana kedua menyita dan menilang kendaraannya, biar lama tidak apa-apa supaya ada efek jera," katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas kepada sekolah. Setiap sekolah memiliki Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tentang disiplin dan pendidikan setiap murid. Jika murid sudah sangat menyusahkan maka pihak sekolah diperbolehkan mengeluarkan murid tersebut.
"Ada KSP setiap sekolah, jika murid itu sudah diberi peringatan berkali-kali tidak mau maka sekolah boleh mengeluarkan murid tersebut," katanya.
Sebelumnya: Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
Selanjutnya: Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa
Artikel Terkait
- HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'
- Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG
- Brimob Polda Metro Gagalkan Aksi Vandalisme Fasilitas Umum di Jaktim
- Wamensos Bawa Pesan Prabowo ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat di Semarang
- Jangan Colok Kabel Cas ke HP Dulu Baru Adaptor ke Stopkontak, Ini Risikonya
- Polemik Malvinas: Inggris Desak FIFA, Gedung Putih Bela Argentina
- 3 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu
- Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
