Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan

Dengan demikian, Prabowo meyakini untuk pertama kali dalam sejarah pemerintah memiliki rantai pasok yang terjaga dari pusat sampai ke desa.
Peran KDMP tak hanya menjadi pemasok, tetapi juga menjadi penjaga kelangkaan barang saat permintaan masyarakat melonjak.
"Kita sekarang tidak bisa kita di-blackmail, tidak bisa nanti ada barang langka, tidak bisa nanti ada menimbun barang di saat kritis. Mau Idul Fitri, barang langka, mau tahun baru, barang langka," katanya.
Dengan adanya KDMP, jaringan distribusi bisa terjaga dan deteksi dini pasokan berlebih di satu daerah bisa segera teratasi dengan distribusi ke daerah yang membutuhkan.
"Suatu desa kelebihan telur, di desa lain kurang, kita akan paham dan mengerti, dan kita akhirnya akan lebih baik dan lebih cepat untuk mengendalikan inflasi," tuturnya.
Prabowo percaya, pembangunan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih adalah program untuk mengamankan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Sebelumnya: Mitra MBG Ancam Mogok Massal Dapur MBG, BGN: Beri Kami Waktu
Selanjutnya: El Nino Justru Untungkan Petani Tembakau Wonogiri, Modal Rp 5 Juta Berpeluang Raup Omzet Rp 12 Juta
Artikel Terkait
- Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim
- Persebaya 99th Anniversary Game: Bajul Ijo Ditahan Imbang PSIS Semarang 2-2
- Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki
- Inflasi AS Turun, Investor Kripto Pantau Bitcoin dan Ethereum
- Simpang Mampang Macet Segala Arah Malam Ini Imbas Pembongkaran JPO Tendean
- Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga
- Iran Akui Serang 2 Kapal Tanker UEA di Selat Hormuz
- ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun
