Zulhas Janji KDKMP Bakal Serap Hasil Panen: Tidak Boleh Petani Dirugikan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan peran strategis Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dalam melindungi petani. Koperasi ini diproyeksikan menjadi penyerap utama atau off-taker hasi, panen masyarakat di desa.
Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Zulhas tersebut dalam acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya, Jakarta, hari ini.
Ia memastikan pemerintah berpihak pada rakyat dan tidak akan membiarkan petani merugi akibat fluktuasi harga. Menurutnya, jika harga panen jatuh di pasaran, KDKMP akan hadir untuk membeli hasil bumi para petani.
"Kalau nanti panen Saudara, petani-petani kita, kita sudah janji berpihak kepada rakyat petani Indonesia, nggak boleh tawar," ujar Zulhas, Kamis .
"Oleh karena itu, kalau petani panen harganya di bawah 6.500, maka Koperasi Desa Merah Putih yang akan membeli. Tidak boleh petani dirugikan," sambungnya.
Kebijakan serupa juga akan diterapkan untuk sektor perikanan melalui koperasi nelayan Merah Putih. Langkah ini menjadi modal dasar pemerintah sebelum melakukan berbagai pengembangan lanjutan di masa depan.
"Kalau ada ikan terlalu murah nelayan dirugikan, koperasi nelayan Merah Putih yang akan dibeli. Tentu ini modal besar, setelah itu akan banyak pengembangan-pengembangan lagi," tutur Zulhas.
Selain penyerap panen, KDKMP juga akan menjadi pintu tunggal penyaluran berbagai bantuan pemerintah. Bantuan tersebut meliputi bansos, beras SPHP, pupuk subsidi, alat pertanian, hingga gas melon tiga kilogram.
Sebelumnya: Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA
Selanjutnya: Polisi Pingsan Ditabrak Pelajar saat Mengatur Lalu Lintas di Bantul
Artikel Terkait
- BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai
- Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
- Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor
- Penjual Lontong Sayur Kena Pajak Rp 840 Ribu, Pemkab Pati Beri Penjelasan
- Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus Memanas
- Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
- Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
- 15.080 Pelari Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla di Riau Bhayangkara Run 2026
