Jenguk Santri Terbakar, Wagub NTB Pastikan Perawatan Dilanjutkan

Korban DV masih membutuhkan beberapa tahapan penyembuhan dan operasi, di antaranya adalah cangkok kulit untuk luka bakar yang diderita.
Selain operasi, kedua korban juga harus menjalani perawatan fisioterapi untuk menjaga gerakan agar tidak kaku.
"Kita doakan semoga ananda tidak hanya bisa sembuh secara fisik tapi psikologi mereka bisa terbangun dengan baik mereka siap kembali ke sekolah," kata Indah.
Saat ini, pembiayaan untuk pengobatan santri korban telah ditanggung oleh Pemprov NTB.
Indah menyesalkan kasus ini terjadi di lembaga pendidikan dan berharap kasus serupa tidak terulang kembali.
"Ini tanggung jawab kita semua, kita semua harus memperbaiki tidak hanya regulasi tapi penanganan pasca-kejadian ini juga menjadi perhatian. Kami bersama LPA akan kembali duduk bersama untuk membahas ini," kata Indah.
Sebelumnya diberitakan, insiden kebakaran yang terjadi pada Desember 2026 menyebabkan tiga santri mengalami luka bakar berat dan satu di antaranya meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan santri mengalami luka bakar parah, viral di media sosial pada Juni 2026.
Sebelumnya: Rp 715 Miliar Dana Pensiun PNS Malaysia Nyangkut di eFishery, Pengelola Tempuh Segala Cara
Selanjutnya: Saat Nyawa Ojol Jadi Taruhan, Terpaksa Terima Pesanan Antar Kulkas hingga Kasur
Artikel Terkait
- Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
- Hakim Kuliti Keberadaan Tim 8 di Sidang Korupsi Bupati Sudewo
- Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung
- Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
- Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan
- Ingin Juara Liga Champions, Kane Tutup Pintu untuk Tottenham Hotspur
- Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang
- 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
