Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil

Dok. Jdpower.com Ilustrasi baterai solid state
China sendiri mulai mempercepat komersialisasi teknologi ini melalui penerapan standar baru baterai solid-state yang mulai berlaku pada Juli 2026.
Namun, pelaku industri masih bersikap hati-hati. Chairman CATL Robin Zeng menyebut baterai solid-state masih menghadapi tantangan besar dalam proses manufaktur sehingga membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap diproduksi dalam jumlah besar untuk kendaraan listrik.
Dengan kata lain, tantangan utama baterai solid-state saat ini bukan lagi membuktikan ketahanannya, melainkan bagaimana memproduksinya secara massal dengan biaya yang terjangkau bagi industri otomotif.
Sebelumnya: Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!
Selanjutnya: Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening
Artikel Terkait
- FIFA Hadirkan Tradisi Baru, Pemenang Final Piala Dunia 2026 Bakal Diberi Cincin Juara
- Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
- Menko Erlangga: Pendaratan Kabel Nongsa-Changi Tandai Era Baru Koridor Digital dan Kemitraan RI-Singapura
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- Cegah Truk ODOL Masuk Jalan Protokol Jakarta, Jembatan Timbang Perlu Ditambah
- Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan
- Syarat Beasiswa Bright 2026, Ada Biaya UKT Penuh, Tunjangan Bulanan dan Asrama
- Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg
