Dua Penumpang Mobil yang Ditabrak Kereta di Lampung Meninggal Dunia

Dua pelajar yang berada di dalam mobil LGCC yang ditabrak kereta api batubara meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan, kedua korban memgalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian.
"Ada tiga korban. Dua orang yang meninggal adalah penumpang, sedangkan satu orang lain adalah pengendara mengalami luka," kata Yuni, Selasa (14/7/2026).
Dari keterangan Satlantas Polres Lampung Utara, identitas dua orang yang meninggal dunia yakni Siti Komariah (18) dan Ayu Fifitia (14) warga Desa Hakanau Jaya, Kecamatan Sungkai Utara.
Adapun sopir mobil itu yakni Riki Farel (16). Sopir mengalami luka robek di kepala bagian atas, luka lecet di pelipis sebelah kanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian setempat, kronologi kecelakaan itu berawal saat mobil LGCC B 1310 BID melaju dari arah Negara Ratu menuju Tulung Buyut.
Saat di TKP, KA Babaranjang hendak melintas dan sempat membunyikan semboyan. Namun, mobil itu tidak berhenti, hingga akhirnya tertabrak kereta.
Diberitakan sebelumnya, diduga terobos pelintasan saat berangkat sekolah, satu unit mobil yang dikendarai pelajar SMA tertabrak kereta.
Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, lokasi kecelakaan itu di KM 126+9 yang berada antara Stasiun Tulung Buyut-Negara Ratu.
"Perlintasan ini merupakan pelintasan resmi dan dijaga oleh personel Dishub," katanya saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).
Sebelumnya: DPRD Jabar Tolak Wacana SPP di Sekolah Negeri, Pendidikan Gratis 12 Tahun Harus Dijamin Negara
Selanjutnya: Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
Artikel Terkait
- Polri Libatkan Secret Service Cek Keaslian Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah
- Haul Pangeran Diponegoro, Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan
- Polres Jaksel Mediasi Kurir Ojol Tak Sengaja Hilangkan Paket Pelanggan
- Ada Hidden Gem Buat Warga Santai-Olahraga di Jaksel, tapi Harus Lewati TPU
- Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
- Banjir Bandang Terjadi di Sungai Batang Agam, 90 KK Terdampak
- Plt Gubri: PAD Sering Kali Belum Mencukupi untuk Pembangunan
- Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
