Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim

Pengemudi ojek terluka akibat ditembak saat menghadang maling motor di Matraman, Jakarta Timur . Polisi mengusut kasus dengan mendatangi tempat kejadian perkara .
"Sementara proses masih dalam penyelidikan terkait kasus penembakan," kata Kapolsek Matraman AKP Suripno dilansir Antara, Senin .
Polsek Matraman sudah menerima laporan terkait percobaan pencurian kendaraan bermotor dan penembakan tersebut. Kasus penembakan itu terjadi di Jalan Palmeriam, Matraman, pada Sabtu .
"Penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Yang jelas, warga yang menghalangi percobaan curanmor kena tembak," katanya.
Selain itu, dia mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan mengetahui kronologi lebih lengkap. Polsek Matraman juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi maupun yang mengetahui peristiwa tersebut.
"Olah TKP sudah dilakukan, dan dua saksi pendukung juga telah kami periksa, demikian sementara proses masih lidik," ucap Suripno.
Sebelumnya, saksi mata bernama Evi mengatakan saat itu, korban sedang menunggu penumpang yang membeli obat di Jalan Palmeriam. Dia mengatakan situasi lalu lintas saat itu cukup ramai.
"Jadi, ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, Lah, ditembak, ditembak," kata Evi.
Evi mengaku mendengar teriakan 'maling' dari arah Pasar Palmeriam sebelum penembakan terjadi. Selain itu, ia melihat sekitar sepuluh warga lebih mengejar dua terduga pelaku tersebut.
Korban sempat terbaring di lokasi akibat luka tembak pada bagian paha sehingga mengeluarkan banyak darah.
"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah' saya gitu, langsung, jatuh itu orang , langsung dibawa puskesmas dulu tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit," terang Evi.
Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya ke arah korban saat mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.
"Pakai masker dua pelaku itu. Orang-orang juga lihat, cuma tidak berani karena dengar tembakan. Saya saja langsung lari, takut," ucap Evi.
Simak juga Video 'Penampakan Tali Pocong Jadi Barbuk Kasus Pencurian Motor di Depok':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau
Selanjutnya: Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
Artikel Terkait
- Wapres AS Beberkan Upaya Israel Gagalkan Kesepakatan dengan Iran
- Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
- Berburu Durian Menoreh di Kampung Durian Kulon Progo, Nikmati Langsung dari Kebun
- Pigai Bantah Pernah Minta Masyarakat Belanja Rp 1 Juta per Bulan di Kopdes
- Warga Bogor Dilanda Kekeringan, Terpaksa Mandi dan Nyuci Pakai Air Sungai
- Promo Tambah Daya PLN Diskon 50 Persen Berakhir 27 Juli 2026, Cek Syarat dan Cara Klaimnya
- WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
- Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
