Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir

Berakhir sudah pelarian pembunuh driver ojek online berinisial ATP di Kota Tangerang, Banten. Pembunuh sadis itu ditangkap di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara .
Insiden penusukan ini terjadi di basecamp ojol di kawasan Kosambi, Kota Tangerang, pada Minggu , pukul 03.50 WIB. Saat itu, korban ATP tengah tertidur tiba-tiba ditusuk orang tak dikenal.
"Korban driver ojol. Korban kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah handphone," kata Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Iwan Heristiawan saat dihubungi wartawan, Selasa .
Saat itu, rekan korban mendapati pelaku datang ke basecamp ojol tersebut. Kemudian, pelaku melancarkan aksi sadisnya, membawa kabur motor dan ponsel korban.
Menurut Iwan, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Jasad korban sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Korban ditusuk saat tidur. Korban meninggal dunia di lokasi, mengalami luka tusuk di bagian leher," ucapnya.
Polisi mengungkap bahwa rekan korban sempat mengejar pelaku hingga ke Jakut. Namun pelaku berhasil kabur hingga rekan korban memutuskan kembali ke basecamp ojol di Kosambi.
"Saat melintas kembali, saksi melihat motor korban dibawa kabur oleh orang yang tak dikenal. Lalu mengejarnya hingga kehilangan jejak di daerah Kamal, Jakarta Utara," kata Iwan.
Polisi bergerak melakukan penyelidikan pembunuhan driver ojol berinisial ATP. Saat ini, pelaku sudah ditahan Polda Metro Jaya.
"Benar bahwa tim gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengamankan seorang pria berinisial RD alias D ," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa .
Pelaku ditangkap pada Selasa pukul 00.30 WIB tadi di sebuah kontrakan di Jalan Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara . Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
"Telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online berinisial ATP, disertai pencurian dengan kekerasan berupa membawa kabur sepeda motor korban," ujarnya.
Lihat juga Video 'Pria Makassar Tewas Ditikam Teman Minum Miras gegara Uang Kembalian':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kerap Bersitegang, PM Spanyol dan Trump Bakal Satu Tribun di Final Pildun
Selanjutnya: Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
Artikel Terkait
- Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat
- Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
- Tanggal 17 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
- Adik Keisya Levronka Ungkap Kondisi Pascainsiden Jatuh dari Lantai 6: Masih Terhambat Beraktivitas
- Sukses Gelar Konser Tunggal, The Neighbourhood Janji Kembali ke Indonesia
- 10 Makanan Penutup Terenak di Indonesia Versi TasteAtlas
- Heboh Dugaan Aliran Sesat di Indramayu Bermodus Pengobatan, MUI Turun Tangan
- 4 Metode Pembayaran Digital yang Dipakai Pelaku Judi Online untuk Kelabui Petugas
