Pembunuh ASN Bangkalan Tak Kunjung Ditangkap, Keluarga Akan Beri Polisi Petunjuk Baru

Terduga pelaku pembunuhan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bangkalan berinsial RYS (50) hingga kini belum ditangkap. Dalam waktu dekat pihak keluarga akan memberikan petunjuk baru ke kepolisian.
Kuasa hukum keluarga RYS, Risang Bima Wijaya mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah petunjuk yang diharapkan bisa membantuk kepolisian menangkap pria berinisial E yang diduga merupakan pelaku pembunuhan RYS.
"Ada beberapa petunjuk yang mungkin dan mudah-mudahan bisa dijadikan petunjuk bagi polisi untuk melacak Erlan," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Ia mengatakan, hingga kini ia belum mendapatkan perkembangan terbaru terkait kasus yang dialami oleh almarhumah RYS.
"Menurut polisi, pelaku masih dalam pencarian," jelasnya.
Tak hanya itu, ia juga mengatakan polisi juga telah memintai keterangan pihak keluarga korban serta mengidentifikasi barang-barang yang diduga hilang saat jasad korban ditemukan.
"Keluarga korban ada yang dimintai keterangan dan diminta untuk mengindentifikasi barang-barang apa saja yang hilang, seperti perhiasan emas, uang dan lainnya," ungkapnya.
Risang juga mengatakan, meski jasad korban sudah menjalani proses otopsi dan uji toksikologi, namun hasil pemeriksaan kepolisian belum disampaikan ke pihak keluarga.
"Kalau hasil otopsi dari Labfor Polda terkait toksikologi kami belum dapat info," pungkasnya.
Sebelumnya, salah satu ojek online di Bandara Juanda menemukan mobil milik RYS terparkir. Mobil dengan pelat M 1090 GP tersebut mengeluarkan cairan dengan bau tak sedap. Setelah diintip ke dalam mobil terdapat RYS sudah tak bernyawa.
Korban merupakan sekretaris di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) di Kabupaten Bangkalan. Diduga, korban masuk ke area Bandara Juanda itu pada Sabtu (20/6/2026) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Dalam rekaman kamera pengawas di loket parkir bandara terlihat seorang pria berbaju gelap dengan menggunakan masker dan kacamata mengemudikan mobil RYS.
Belakangan, tersebar video korban bersama pria menggunakan kacamata dengan baju yang identik dengan pria dalam rekaman kamera pengawas di Bandara Juanda yang diduga berada di Alun-alun Kota Batu.
Sebelumnya: Material Rendah Emisi Mulai Jadi Pilihan untuk Ruang Bermain Anak
Selanjutnya: Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
Artikel Terkait
- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Periode Ke-4
- BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
- DJP Sebut Pajak Marketplace Tak Bikin Harga Barang Naik, Ini Penjelasannya
- Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
- KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
- Demi Bisa Kuliah Lagi, Rahmi Tempuh Perjalanan 7 Jam untuk Bertemu Dedi Mulyadi
- Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
- KPK Sebut Mahalnya Ongkos Politik Jadi Pemicu Korupsi Kepala Daerah
