Viral Pria Lempar Helm ke Tetangga Terekam CCTV di Depok, Polisi Selidiki

Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melempar helm ke rumah tetangga di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus tersebut.
Dari video yang beredar di media sosial, Kamis , terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban. Kemudian, pria tersebut melemparkan helm dengan kencang ke dalam rumah korban.
Pada hari yang berbeda, tampak pria itu yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, namun muncul keributan.
Dalam kompilasi rekaman CCTV tersebut, pemilik rumah juga terlihat dihalangi oleh warga lain saat memasuki rumahnya. Dalam video yang beredar, tampak kondisi pagar rumah korban juga rusak.
Dinarasikan, awalnya orang tua korban tengah berjalan di lingkungan. Kemudian, ada warga yang mengucapkan kata kasar. Saat ortu korban di rumah, warga itu juga masih mengucapkan kata kasar.
Warga yang berseteru tersebut merusak pintu rumah korban menggunakan motor dan melempar helm ke rumah korban. Korban kemudian membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.
Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan korban telah membuat LP pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.
"Iya baru buat LP semalam," ujar AKBP Made saat dimintai konfirmasi, Kamis .
Made belum bisa menjelaskan secara terperinci terkait duduk perkara kasus tersebut. Namun kasus tersebut sudah sempat didamaikan pihak lingkungan dan kepolisian.
"Saya belum tahu karena baru saja buat LP. Apa sebenarnya terjadi dan infonya sudah sempat dimediasi berkali-kali oleh pihak RT, RW, dan juga Polsek Pancoran Mas," ungkapnya.
Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Kasus ditangani Polres Metro Depok.
Simak juga Video 'Warga di Kudus Makamkan Keluarga di Pekarangan Berujung Protes Tetangga':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: JHT Dicairkan Kena PPh, Apakah Peserta Bayar Pajak Dua Kali?
Selanjutnya: SD Negeri Sepi Peminat, Komisi X DPR Minta Tata Ulang Sebaran Sekolah
Artikel Terkait
- Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih
- Daftar Korban KM Nurul Salsa Terbaru: 52 Selamat, 1 Meninggal, 25 Masih Dicari
- Lebih dari 80.000 Transmigran Belum Kantongi Sertifikat Tanah
- Sambut HDI 2026, DWP Kemensos Gelar Beauty Class untuk Pegawai Perempuan
- Efisiensi dan Keamanan Jadi Prioritas Memilih Pemanas Air Listrik
- Di Depan Mensos, Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri
- Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
- Hampir 1.000 Burung Liar Diangkut dalam Bagasi Bus Menuju Jakarta, Digagalkan di Bakauheni
