Prabowo: RI Punya Sistem Perlindungan Sosial, Salah Satu Terkuat di Dunia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini memiliki sistem perlindungan sosial yang termasuk sebagai salah satu yang terkuat di dunia. Sebagian program sosial itu, menurutnya, merupakan kelanjutan dari program yang sudah dilaksanakan oleh presiden sebelumnya.
"Jadi ini saya tegaskan, ternyata kita punya sistem perlindungan sosial, negara kesejahteraan, welfare state, salah satu terkuat di dunia. Kalau kita lihat programnya satu-satu, dan sebagian program-program ini dilaksanakan oleh presiden-presiden sebelum kita, pemerintah sebelum kita," kata Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin .
Prabowo menjelaskan bahwa komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat diwujudkan melalui beragam program yang menjangkau berbagai kelompok penerima manfaat. Adapun program-program tersebut mulai dari Program Keluarga Harapan , Sekolah Rakyat, Kartu Indonesia Pintar Kuliah , Program Indonesia Pintar , hingga Kartu Sembako dan bantuan sosial.
"Bantuan pemberdayaan sosial ekonomi, bantuan stimulan perumahan swadaya, 20 juta per rumah, 400.000 penerima manfaat. Nanti saya minta Menteri Perumahan dan Menteri Sosial dikaji kembali apakah ditambah penerima manfaat sehingga indeksnya bisa dikurangi. Mungkin kita tidak kasih uang tapi kasih bahan," katanya.
Selain itu, dalam program dukungan kesejahteraan, pemerintah turut memberikan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan , bantuan bencana, subsidi LPG, serta subsidi dan kompensasi solar, pertalite, dan listrik.
Ada pula diskon tarif kereta api dan angkutan laut, bantuan pangan, Makan Bergizi Gratis , serta Cek Kesehatan Gratis .
"Makan Bergizi Gratis, MBG 74.560.000 siswa, ibu hamil, menyusui, balita, dan lanjut usia. Cek Kesehatan Gratis, 130.800.000 orang. Kalau ini baru pertama kali, cek kesehatan gratis. Kita cek, tahu kondisi, tahu masalah, tahu apa yang kita harus kerjakan sekarang," tuturnya.
Selain penguatan perlindungan sosial, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah juga terus berinvestasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program magang bagi lulusan baru, Sekolah Unggul Garuda, serta berbagai skema beasiswa.
Menurutnya, keberhasilan membangun sistem ini merupakan hasil kerja keras bersama yang dilakukan secara berkesinambungan sejak masa awal kemerdekaan.
"Jangan anggap enteng kita terus. We are strong, we are rich, and we will be richer. Kita akan lebih kaya," pungkasnya.
Simak juga Video 'Prabowo: Ada Negara Ingin Ambil Kekayaan Kita-Biarkan Rakyat RI Miskin':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih
Selanjutnya: Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi
Artikel Terkait
- Mekeng: Obligasi Daerah Bukan Barang Baru, AS-Jepang Sudah Terbitkan
- Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
- Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
- Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
- Lahan Cengkeh dan Durian 3,5 Hektare di Gayam Trenggalek Terbakar, Damkar Butuh 3 Jam Padamkan Api
- Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri
- Alibaba Pamer Qwen3.8 Max, AI 2,4 Triliun Parameter yang Diklaim Dekati Claude Fable 5
- Siswi SD di Lampung Timur Diduga Jadi Korban Perundungan, Polisi Selidiki
